Memesan tiket pesawat melalui internet memberikan kemudahan bagi calon penumpang. Dalam beberapa menit, seseorang dapat membandingkan jadwal, memilih maskapai, melihat tarif, dan menyelesaikan transaksi tanpa harus datang ke kantor penjualan tiket.
Namun, kemudahan tersebut juga membuat penumpang perlu lebih berhati-hati ketika memilih tempat pemesanan. Tidak semua situs yang menawarkan tiket pesawat benar-benar mewakili perusahaan perjalanan yang sah. Beberapa pihak dapat menggunakan nama maskapai terkenal, logo perusahaan, bahkan tampilan situs yang menyerupai layanan resmi untuk menarik calon pembeli.
Masalahnya bukan hanya kehilangan uang. Informasi pribadi, data kontak, dan informasi pembayaran juga berpotensi disalahgunakan.
Oleh karena itu, sebelum memasukkan informasi pribadi atau menyelesaikan transaksi, calon penumpang perlu memeriksa kredibilitas penyedia layanan. Proses pemeriksaan sederhana dapat membantu mengurangi risiko dan memberikan kepastian bahwa pemesanan dilakukan melalui saluran yang dapat dipertanggungjawabkan.
1. Periksa Identitas Perusahaan yang Menjual Tiket
Langkah pertama adalah mengetahui siapa pihak yang sebenarnya menawarkan penerbangan tersebut.
Situs pemesanan yang profesional seharusnya memberikan informasi mengenai identitas perusahaan, alamat operasional, saluran komunikasi, serta ketentuan layanan. Informasi tersebut membantu calon pelanggan mengetahui kepada siapa mereka harus menghubungi apabila terjadi perubahan jadwal atau masalah pemesanan.
Periksa beberapa hal berikut:
- Nama perusahaan atau badan usaha yang mengelola layanan.
- Alamat kantor atau informasi operasional yang dapat diverifikasi.
- Nomor telepon dan alamat email layanan pelanggan.
- Ketentuan pembelian, perubahan, pembatalan, dan pengembalian dana.
- Informasi mengenai hubungan antara agen dengan maskapai yang menjual tiket.
Jangan langsung mempercayai suatu perusahaan hanya karena memiliki banyak pengikut di media sosial atau menggunakan logo maskapai terkenal.
Cari nama perusahaan melalui mesin pencari dan periksa apakah informasi dari situs tersebut sesuai dengan sumber lain yang dapat dipercaya.
Jika menggunakan agen perjalanan yang beroperasi di negara tertentu, periksa pula apakah perusahaan memenuhi persyaratan pendaftaran atau perizinan yang berlaku di negara tersebut.
2. Periksa Alamat Website sebelum Melakukan Pemesanan
Salah satu cara yang sering digunakan penipu adalah membuat website dengan alamat yang menyerupai situs resmi perusahaan terkenal.
Perbedaannya terkadang hanya berupa tambahan tanda hubung, perubahan satu huruf, atau penggunaan ekstensi domain yang berbeda.
Sebagai contoh, sebuah situs palsu dapat menggunakan nama yang sekilas menyerupai nama maskapai asli. Calon pembeli yang tidak memperhatikan alamat website mungkin mengira sedang mengakses layanan resmi.
Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat memperingatkan bahwa penipu dapat memasang iklan berbayar yang menyerupai merek perjalanan terkenal atau mengarahkan pengguna ke website yang tampak seperti situs maskapai maupun hotel. FTC menyarankan pengguna memeriksa alamat website dan mengakses situs perusahaan secara langsung apabila memungkinkan.
Sebelum memesan, lakukan pemeriksaan berikut:
- Perhatikan ejaan alamat website secara keseluruhan.
- Pastikan domain sesuai dengan perusahaan yang ingin dikunjungi.
- Hindari membuka halaman pemesanan melalui tautan mencurigakan dari pesan atau email.
- Perhatikan apakah halaman pembayaran menggunakan koneksi HTTPS.
- Bandingkan alamat situs dengan informasi yang tercantum pada kanal resmi perusahaan.
Perlu dipahami bahwa HTTPS hanya membantu melindungi koneksi antara pengguna dan situs. Keberadaan HTTPS tidak otomatis membuktikan bahwa pemilik website merupakan perusahaan yang terpercaya.
3. Periksa Status Akreditasi Agen Perjalanan
Ketika memilih perusahaan pemesanan tiket, pemeriksaan akreditasi dapat menjadi salah satu langkah tambahan.
International Air Transport Association (IATA) menyediakan sistem akreditasi untuk agen perjalanan yang memenuhi persyaratan programnya. Agen yang terakreditasi memiliki kode identifikasi IATA yang dapat digunakan untuk memeriksa keabsahan statusnya.
IATA menyediakan fasilitas bernama Check A Code untuk memverifikasi kode tersebut. Calon penumpang dapat meminta agen menunjukkan kode IATA jika agen mengklaim memiliki akreditasi.
Namun, jangan hanya melihat logo IATA yang ditempelkan pada halaman website.
IATA secara khusus memperingatkan bahwa sejumlah website palsu menggunakan logo atau klaim akreditasi tanpa izin. Menurut IATA, keberadaan referensi atau logo IATA pada halaman utama suatu agen tidak otomatis berarti perusahaan tersebut benar-benar terakreditasi.
Akreditasi merupakan salah satu indikator yang dapat membantu pemeriksaan, bukan jaminan bahwa setiap transaksi bebas risiko. Tetap periksa identitas perusahaan, saluran pembayaran, dan ketentuan pemesanan.
4. Cari Ulasan dan Riwayat Pengalaman Pelanggan
Ulasan pengguna dapat memberikan gambaran mengenai pengalaman orang lain ketika memesan tiket melalui suatu perusahaan.
Namun, jangan hanya melihat jumlah bintang atau komentar positif yang muncul pada halaman utama.
Cari nama perusahaan disertai kata seperti keluhan, penipuan, pembatalan, atau pengalaman pemesanan. Cara ini dapat membantu menemukan informasi yang mungkin tidak ditampilkan oleh perusahaan.
Perhatikan beberapa aspek berikut:
Konsistensi ulasan. Apakah pengalaman pelanggan menunjukkan pola pelayanan yang sama atau justru banyak keluhan serupa?
Tanggapan perusahaan. Perhatikan bagaimana perusahaan menangani keluhan mengenai tiket yang belum diterbitkan, pengembalian dana, dan perubahan jadwal.
Tanggal ulasan. Informasi terbaru lebih relevan untuk menilai kondisi operasional dibandingkan komentar yang sudah sangat lama.
Sumber ulasan. Bandingkan informasi dari beberapa platform, bukan hanya testimoni yang dipilih sendiri oleh perusahaan.
Jangan langsung menganggap semua ulasan buruk merupakan bukti penipuan. Bisa saja keluhan terjadi karena keterlambatan maskapai atau perbedaan ketentuan tiket. Sebaliknya, banyaknya komentar positif juga tidak otomatis membuktikan bahwa sebuah perusahaan aman.
Gunakan ulasan sebagai bahan pertimbangan bersama informasi lain yang dapat diverifikasi.
5. Waspadai Harga yang Terlalu Murah dan Penawaran Mendesak
Penawaran tiket dengan harga rendah memang menarik, terutama bagi penumpang yang sedang mencari penghematan.
Namun, harga yang jauh berbeda dari penawaran lain perlu diperiksa dengan lebih teliti.
Penipu dapat menggunakan diskon yang tidak masuk akal untuk mendorong calon pelanggan melakukan pembayaran secepat mungkin. Mereka mungkin mengklaim bahwa kursi hampir habis atau promosi hanya tersedia selama beberapa menit.
Tekanan seperti ini dapat membuat calon pembeli melewatkan pemeriksaan identitas perusahaan dan ketentuan transaksi.
Beberapa tanda yang patut diwaspadai antara lain:
- Harga jauh lebih rendah daripada penawaran serupa tanpa penjelasan yang masuk akal.
- Perusahaan menolak memberikan rincian penerbangan secara tertulis.
- Penjual terus mendesak agar pembayaran segera dilakukan.
- Penawaran hanya tersedia melalui akun media sosial yang baru dibuat.
- Informasi perusahaan sulit diverifikasi.
- Penjual meminta pembayaran melalui rekening yang tidak jelas hubungannya dengan perusahaan.
Kementerian Keamanan Publik Vietnam juga memperingatkan modus penipuan perjalanan pada 9 April 2026, termasuk penyamaran sebagai perusahaan perjalanan, penggunaan akun media sosial palsu, serta pemberian kode pemesanan yang tidak valid setelah korban melakukan transfer.
Jangan biarkan rasa takut kehilangan promosi membuat proses pemeriksaan dilewati.
6. Periksa Rincian Tiket dan Ketentuan sebelum Membayar
Penyedia layanan yang dapat dipercaya seharusnya mampu memberikan informasi yang cukup mengenai penerbangan yang dijual.
Sebelum melakukan transaksi, pastikan seluruh detail penting telah tersedia.
Informasi penerbangan. Periksa maskapai pengoperasi, kota keberangkatan, destinasi, tanggal, dan jam penerbangan.
Harga akhir. Pastikan nominal yang harus dibayar sudah mencakup pajak dan biaya layanan yang berlaku.
Bagasi. Periksa apakah tiket mencakup bagasi kabin, bagasi terdaftar, atau layanan tambahan lainnya.
Ketentuan pembatalan. Baca kebijakan pengembalian dana dan perubahan jadwal.
Status pemesanan. Pastikan penjual menjelaskan kapan tiket akan diterbitkan dan bagaimana bukti pemesanan diberikan.
Hindari melakukan pembayaran apabila informasi yang diberikan masih terlalu umum.
Contohnya, penjual yang hanya menyebutkan tujuan dan harga tanpa menjelaskan maskapai, jadwal, atau ketentuan tiket belum memberikan informasi yang cukup untuk mengambil keputusan.
Dokumen dan rincian transaksi sebaiknya tersedia dalam bentuk tertulis agar dapat diperiksa kembali setelah pembayaran.
7. Pilih Metode Pembayaran yang Lebih Terlindungi
Setelah perusahaan dan rincian tiket diperiksa, tahap berikutnya adalah memilih cara pembayaran.
Proses pembayaran aman bukan hanya berkaitan dengan metode transaksi, tetapi juga perlindungan data yang digunakan ketika memesan.
Gunakan halaman pembayaran resmi atau sistem pembayaran yang dapat diverifikasi. Hindari memberikan informasi kartu melalui percakapan pribadi, formulir yang tidak jelas, atau tautan yang dikirim oleh akun tidak dikenal.
Beberapa langkah yang perlu diperhatikan:
- Pastikan nama penerima pembayaran sesuai dengan identitas perusahaan atau penyedia layanan yang telah diverifikasi.
- Periksa nominal transaksi sebelum menyetujui pembayaran.
- Jangan memberikan PIN, kata sandi, CVV/CVC, atau kode OTP kepada pihak lain.
- Hindari pembayaran melalui metode yang sulit ditelusuri apabila penjual tidak dapat diverifikasi.
- Simpan bukti transaksi dan seluruh komunikasi pemesanan.
Bank Indonesia mengingatkan konsumen agar menjaga kerahasiaan data pribadi serta kode keamanan alat pembayaran, memastikan tujuan pembayaran sesuai, dan mengadukan transaksi bermasalah kepada penyelenggara atau otoritas terkait.
FTC juga memperingatkan penawaran perjalanan yang mewajibkan pembayaran hanya melalui transfer yang sulit dipulihkan, kartu hadiah, atau mata uang kripto sebagai tanda bahaya. Ketersediaan perlindungan transaksi kartu tetap bergantung pada penerbit dan ketentuan yang berlaku.
8. Verifikasi Tiket Langsung kepada Maskapai
Salah satu pemeriksaan penting setelah melakukan pemesanan adalah memastikan reservasi benar-benar tercatat pada sistem maskapai.
Setelah transaksi, agen biasanya memberikan konfirmasi atau informasi pemesanan yang dapat digunakan untuk memeriksa perjalanan.
Gunakan situs resmi maskapai atau hubungi layanan pelanggan melalui nomor kontak yang ditemukan secara independen. Jangan hanya menggunakan nomor telepon yang diberikan oleh pihak yang belum terverifikasi.
Periksa beberapa informasi berikut:
- Nama penumpang sesuai dokumen perjalanan.
- Rute dan tanggal penerbangan sesuai pesanan.
- Status reservasi tercatat dalam sistem.
- Nomor tiket elektronik telah diterbitkan apabila pemesanan mensyaratkannya.
- Bagasi dan layanan tambahan sesuai pembelian.
Perlu dibedakan antara kode reservasi dan nomor tiket elektronik. Kode reservasi dapat menunjukkan adanya catatan pemesanan, tetapi belum selalu berarti tiket sudah diterbitkan dan seluruh kewajiban pembayaran telah selesai.
Jika informasi pada sistem maskapai berbeda dengan bukti dari agen, segera hubungi pihak terkait sebelum tanggal keberangkatan.
Memeriksa agen tiket online sebelum melakukan pembayaran merupakan langkah penting dalam merencanakan perjalanan. Situs yang terlihat profesional belum tentu dapat dipercaya, sehingga calon penumpang perlu memeriksa identitas perusahaan, alamat website, akreditasi, ulasan pelanggan, dan rincian tiket.
Jangan terburu-buru melakukan transfer hanya karena penawaran terlihat menarik. Gunakan metode pembayaran yang dapat diverifikasi, lindungi informasi pribadi, dan pastikan reservasi benar-benar tercatat pada maskapai.
Dengan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh, penumpang dapat mengurangi risiko penipuan serta memperoleh kepastian yang lebih baik sebelum mengeluarkan uang untuk perjalanan.

